Pages

Rabu, 27 Maret 2013

Agus Marto ingin Indonesia jadi Pusat Perbankan Syariah

Gubernur Bank Indonesia baru, Agus Martowardojo, dalam fit and proper test di Komisi XI DPR mengatakan bahwa sektor perbankan syariah perlu diperkuat. Penguatan ini diperlukan karena Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. "Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia dan melihat syariah yang cukup baik di Indonesia, peran dan fungsi BI sebagai bank sentral perlu didorong secara bertahap terutama dalam meletakkan pondasi Islamic Finance Liquidity Management," kata Agus dalam paparannnya, Senin (25/3).



Menurutnya, perbankan syariah tumbuh baik dari sebelumnya dan mampu menunjukkan akselerasi 40 persen per tahun. Sementara perbankan konvensional akselerasinya 16 persen. "Namun penggunaannya terbatas per pengembangan instrumen," ujar Agus.




Dia menuturkan, Malaysia mempunyai pusat kajian perbankan syariah di Kuala Lumpur dan menjadi islamic financial hub. Karena itu, jika Agus terpilih menjadi Gubernur BI, maka dia akan mendorong Indonesia untuk menjadi pusat perbankan syariah.


Malaysia mempunyai pusat research sebagai tempat kajian di perbankan syariah Kuala Lumpur. Indonesia pun harus bisa mendorong agar menjadi islamic financial hub.

Agus menilai, perbankan syariah di Indonesia bisa semakin berkembang dengan cara mengembangkan sumber daya manusia (SDM), mendorong pengembangan produk yang unik dari syariah, sosialisasi dan edukasi pada masyarakat, serta penyusunan regulasi perbankan syariah yang memadai.




Sumber : sindonews , hukumonline

PT BPRS Buana Mitra Perwira

About PT BPRS Buana Mitra Perwira

BPRS Buana Mitra Perwira adalah Bank Syariah pertama yang didirikan di Purbalingga, dengan status Perseroan Terbatas (PT). Kepemilikan saham oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga (PSP) dan KSU Buana Nawa Kartika.

Subscribe to this Blog via Email :